Penulis: Zulkifli | Editor: Intoniswan | Adv Diskominfo Kukar

Tenggarong.UpdateKaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memfasilitasi aparatur sipil negara (ASN) untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3) melalui program dedikasi Kukar Idaman Terbaik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan program beasiswa bagi ASN tersebut telah dilaksanakan sejak 2025. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan peningkatan sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah serta ketersediaan anggaran.
“Beasiswa ASN itu memakai program dedikasi Pak Bupati yang ada 17 program dedikasi Kukar Idaman Terbaik, yang di antaranya juga memberikan beasiswa bagi ASN,” kata Sunggono di Tenggarong, Kamis (29/10/2026).
Dijelaskan Sunggono, pemberian beasiswa tidak hanya mempertimbangkan keinginan ASN untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga kesesuaian bidang studi dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD).
Sementara itu, ASN yang ingin mengikuti program tersebut harus terlebih dahulu lulus seleksi di perguruan tinggi tujuan. Pendidikan yang ditempuh juga harus linear dengan kebutuhan organisasi pemerintah daerah.
Sunggono menyebutkan, penerima beasiswa berasal dari berbagai bidang pendidikan. Untuk jenjang S2, salah satu kelompok yang cukup banyak menerima pembiayaan adalah dokter yang menempuh pendidikan spesialis.
“Yang setingkat S2 yang spesialis itu dari dokter-dokter, yang banyak. Itu kita sesuaikan juga dengan kebutuhan SDM yang ada di pemerintah daerah,” ujarnya.
Selain pendidikan spesialis dan jenjang S2, program tersebut juga memfasilitasi ASN yang melanjutkan pendidikan doktoral. Perguruan tinggi tujuan penerima beasiswa beragam, termasuk di luar negeri.
Sunggono membeberkan, terdapat ASN yang menempuh pendidikan S3 di Jepang. Pembiayaan diberikan sesuai batas waktu yang ditetapkan. Apabila masa studi melampaui batas tersebut, pemerintah daerah tidak lagi menanggung biaya pendidikan.
“Kalau, misalnya, masa S3 lima tahun, lewat dari itu tidak kita biayai lagi,” tegasnya.
Ke depan, Pemkab Kukar membuka peluang meningkatkan jumlah penerima beasiswa. Namun, penambahan tersebut tetap mempertimbangkan kebutuhan ASN yang mengikuti program dan kemampuan anggaran daerah.
“Jadi, mudah-mudahan tahun depan bisa kita tingkatkan,” pungkasnya. (*)













