
Samarinda.Updatekaltim.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dan TP PKK Kaltim kembali menyelenggarakan kegiatan berbagi 1.000 takjil gratis di halaman Kantor Gubernur jalan Gajah Mada Samarinda, Sabtu (22/3) sore.
Kali ini, seluruh pengurus Tim Penggerak PKK Kaltim bergerak cepat dan ikut ambil bagian dalam kegiatan sosial itu. Istri Wakil Gubernur (Wagub) Wahyu Hermaningsih Seno mewakili Ketua TP PKK Kaltim Sarifah Suraidah Harum, turut serta membagikan ribuan takjil kepada masyarakat yang sudah menunggu sejak siang hari.
Pembagian 1.000 paket takjil ini merupakan bagian dari program Gebyar Ramadhan UMKM Gratispol, yang bertujuan tidak hanya untuk membantu warga berbuka puasa tetapi juga menggerakkan ekonomi pelaku UMKM di Kota Samarinda. Kegiatan ini terjadwal selama 8 hari pada 14-16, 21-23, dan 28-29 Maret 2025.
Masyarakat Senang
Sejak pukul 14.00 WITA, warga Samarinda mulai berdatangan ke lokasi pembagian takjil. Banyak yang datang bersama keluarga dan anak-anak, berharap bisa mendapatkan makanan berbuka.
Salah satu warga yang hadir adalah Nenek Rusita (67), warga Jalan M Said RT 27, yang sehari-hari berjualan pentol di kantin SDN 010 Samarinda. Ia mendapatkan informasi tentang kegiatan ini dari tetangganya dan langsung bergegas datang.
“Saya orang Bandung, sudah lama tinggal di Samarinda. Punya tujuh anak, empat sudah berkeluarga, sekarang tinggal dengan tiga anak laki-laki. Dari Karang Paci sendiri nenek, ikut orang naik motor. Senang bisa dapat takjil buat berbuka. Terima kasih, semoga Kaltim makin maju,” kata Nenek Rusita yang sudah menunggu sejak pukul 14.00 WITA.

Warga lain, Sinta (33), yang tinggal di Jalan Lumba-lumba, Selili, datang bersama keempat anaknya. Ia mengaku mengetahui informasi ini dari media sosial Facebook dan langsung tertarik untuk ikut serta.
“Saya bawa anak-anak empat orang, masih kecil-kecil, tadi nunggunya dari pukul 14.30 WITA. Alhamdulillah hari ini dapat, kemarin nggak kebagian. Ambilnya pakai kupon, tapi yang dapat hanya anak di atas tujuh tahun, jadi dua anak saya nggak dapat. Tapi nggak apa-apa, anak-anak senang sekali. Harapan saya, semua bisa kebagian, biar anak-anak makin senang,” ujarnya.
Ia juga merasa kegiatan ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat Samarinda yang ingin berbuka puasa di luar rumah tanpa harus membeli makanan.
“Anak-anak senang, jadi sekalian ngabuburit sekitar Teras Samarinda. Alhamdulillah isinya ada nasi kotak, puding, dan es teh. Jadi nggak perlu beli lagi buat berbuka. Terima kasih pak gubernur, pak wakil gubernur, ibu gubernur dan bu wakil gubernur,” tambahnya.
Senada dengan itu, Nur (31), warga Air Putih Rawa Sari, menganggap kegiatan ini sangat positif, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.
“Bagus saja kegiatan ini, sangat membantu masyarakat. Tahun-tahun sebelumnya nggak ada acara seperti ini, jadi ini terobosan yang baik. Semoga tahun depan tetap ada dan bisa lebih banyak yang mendapatkannya,” harapnya.
Sistem Pembagian Takjil
Untuk memastikan pembagian berjalan tertib, panitia menerapkan sistem kupon. Setiap warga yang datang harus mengambil kupon terlebih dahulu di depan pintu gerbang kantor gubernur, kemudian menukarkannya dengan paket takjil.
Meskipun jumlah takjil yang dibagikan mencapai 1.000 paket per hari, antusiasme masyarakat yang tinggi membuat takjil cepat habis dalam sekejap. Beberapa masyarakat berharap ke depan kuota takjil bisa ditambah agar lebih banyak orang yang mendapatkan manfaat.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat dan mendukung pelaku UMKM selama Ramadan.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan








