Parlementaria

Program Pendidikan Gratis Masih Digodok, Disdikbud Kaltim Tunggu Arahan Gubernur Baru

Foto: Plt Kadisdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan (Updatekaltim.com/Lydia Apriliani)

Samarinda, Updatekaltim.com – Rencana pendataan program pendidikan gratis jenjang S1, S2, dan S3 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang seharusnya dilaksanakan hari ini, Rabu pagi (19/2/2025) resmi ditunda.

Keputusan penundaan ini diambil oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari gubernur terpilih yang baru, Rudy Mas’ud.

Plt Kadisdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, mengatakan bahwa program pendidikan gratis masih dalam tahap penggodokan dan perlu disesuaikan dengan kebijakan pemerintahan yang baru.

“Iya, memang harusnya hari ini ada jadwal untuk diskusi dan pendataan itu, tapi kami masih menunggu juknisnya dulu. Nanti dibuat dengan Pak Gubernur yang baru. Karena pada prinsipnya kami ini siap mendukung,” ujarnya, Selasa (19/2/2025).

Keputusan menunda program ini kata Rahmat, dilakukan untuk memastikan apakah syarat-syarat dan cakupan program akan tetap sama seperti sebelumnya atau justru mengalami perubahan.

“Jadi menunggu petunjuknya dulu bagaimana, karena ini kan belum final. Masih digodok syarat-syaratnya, apakah nanti sama seperti kemarin, atau lebih ditingkatkan, atau lebih luas lagi yang dapatnya bisa lebih banyak,” jelasnya.

Menanggapi kegelisahan mahasiswa maupun para pelajar, ia menegaskan bahwa program ini tetap menjadi prioritas pemerintahan baru Rudy Mas’ud dan Seno Aji, tetapi masih dalam tahap penyempurnaan.

“Untuk sementara kami meminta semuanya bisa bersabar. Draftnya belum final. Namun kami memastikan program ini tetap berjalan dengan skema yang lebih matang dan sesuai arahan gubernur yang baru,” tegasnya.

Dengan penundaan ini, mahasiswa dan calon penerima program pendidikan gratis di Kaltim harus bersabar hingga ada keputusan final dari pemerintah provinsi. Disdikbud Kaltim berjanji segera mengumumkan perkembangan terbaru setelah petunjuk teknis disusun dan disetujui.

Jika mengacu pada undangan yang terlampir dengan Nomor 500.10.9.8/3670/Disdikbud.III, diskusi atau pendataannya akan melibatkan jajaran civitas akademika dari Universitas Mulawarman (UNMUL), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI), Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, UMKT, dan lain sebagainya.

Penulis: Lydia Apriliani – Editor: Intoniswan

Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts