Penulis: Zulkifli | Editor: Intoniswan | Adv Diskominfo Kukar

Tenggarong.UpdateKaltim.com – Pengembangan desa ramah lingkungan menjadi salah satu bagian dari arah pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Program tersebut tidak hanya menyangkut penataan kawasan permukiman, tetapi juga mencakup pelestarian alam dan penyediaan hunian yang memperhatikan aspek lingkungan.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, konsep tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menata wilayah berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
“Desa ramah lingkungan ini sebenarnya bagian dari keinginan kita untuk menata wilayah yang ada di Kukar. Itu berawal dari RTRW, RDTR, kemudian dilanjutkan dengan bagaimana kita membuat kawasan-kawasan asri di tengah penataan lingkungan kita,” ujar Aulia di Tenggarong, Jumat (6/11/2026).
Untuk itu, lanjut Aulia, penataan kawasan perlu diikuti dengan pengembangan lingkungan yang asri, termasuk menghadirkan rumah ramah lingkungan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, upaya tersebut berkaitan dengan program penanaman tiga juta pohon, pelestarian mangrove, serta perlindungan kawasan hutan.
“Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, salah satunya penanaman mangrove di Kecamatan Muara Badak,” tuturnya.
Disebutkan Aulia, realisasi pembangunan kawasan ramah lingkungan tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keterlibatan pihak swasta dan masyarakat juga diperlukan untuk mewujudkan program yang telah direncanakan pemerintah.
Pelaksanaan visi dan misi daerah tidak seluruhnya harus menggunakan anggaran pemerintah. Sebab, kontribusi berbagai pihak dalam menjalankan rencana pembangunan yang tertuang dalam dokumen daerah juga menjadi bagian dari capaian pembangunan.
Aulia menambahkan, pembangunan Kukar tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, seperti jalan dan gedung. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta upaya menjaga kelestarian lingkungan juga menjadi bagian dari RPJMD Kukar 2025-2030 melalui program Kukar Idaman Terbaik.
“Perspektif kita terhadap pembangunan sekali lagi bukan hanya di wilayah-wilayah tersebut. Pembangunan sumber daya manusia dan menjaga lingkungan juga menjadi bagian dari pembangunan yang kita tetapkan di dalam RPJMD Kukar 2025-2030,” tutupnya.













