
Samarinda.Updatekaltim.com – Hari pertama pembagian 1.000 takjil gratis dalam rangkaian kegiatan Gebyar Ramadan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) jalan Gajah Mada Samarinda mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Namun, di tengah semangat berbagi ini, salah seorang masyarakat menyarankan agar pola distribusi takjil gratis ini bisa lebih efisien untuk menghindari antrean panjang dan cuaca panas yang dirasakan saat menunggu.
Tias, warga Argamulya Dalam, yang datang bersama kedua anaknya, mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan positif yang diinisiasi oleh TP PKK Kaltim berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim itu.
Tak lupa, ia juga memberikan masukan dan saran agar pembagian takjil dilakukan lebih merata langsung di tepi jalan agar masyarakat lebih nyaman tidak perlu berdesakan.
“Namanya kita sebagai warga Samarinda ya senang, tapi sekadar masukan. Lebih bagus setiap hari bagikan di tepi jalan, kasih satu-satu gitu. Itu lebih efisien, masyarakat lebih senang. Kalau gini masyarakat jadinya ngeluh karena antri panas,” ujarnya, Jumat (14/3).
Disinggung mengetahui informasi tentang pembagian takjil ini dari mana, Tias menyebut bahwa ia mendapatkannya dari media sosial Kabar Samarinda dan langsung datang bersama anak-anaknya.
Sementara itu, Taufik, warga Gunung Lingai, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur (Wagub) Seno Aji atas kegiatan berbagi takjil gratis ini. Harapannya, janji-janji dalam visi-misi saat kampanye bisa terealisasikan.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Gubernur yang baru. Pak Rudy Mas’ud, dan Pak Wagub Seno Aji tolong misi-misinya yang dijanjikan bisa terealisasi. Alhamdulillah bisa dapat takjil, berupa apapun kita terima kasih banyak,” katanya.
Taufik datang bersama rombongan dari Gunung Lingai yang berjumlah sekitar 24 kelompok. Ia menilai pembagian takjil kali ini cukup tertib karena menggunakan sistem kupon.
“Alhamdulillah tertib sudah. Jadi satu per satu, yang penting setiap pembagian takjil kan ada kuponnya. Jadi alhamdulillah dapat semua kayaknya ini,” tuturnya.
Gubernur Rudy Mas’ud: Saya Juga Panas-panasan
Menanggapi keluhan warga terkait antrean di bawah panas matahari, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa ia pun turut merasakan hal yang sama saat membagikan takjil.
“Iya, saya juga panas-panasan di situ sekali sambutan. Biasa saja itu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rudy berharap kegiatan ini tidak hanya berlangsung di bulan Ramadan, tetapi juga bisa dilanjutkan di bulan-bulan lainnya guna mendukung UMKM Kaltim.
“Mudah-mudahan kegiatan UMKM ini yang digagas oleh Ibu PKK bisa dilaksanakan tidak hanya di bulan suci Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan yang lainnya untuk menghidupkan gairah ekonomi UMKM kita yang ada di Kaltim, khususnya Samarinda,” harapnya.
Rudy juga menegaskan bahwa program ini sepenuhnya diinisiasi oleh TP PKK Kaltim.
“Semuanya diinisiasi Ibu-ibu PKK. Kalau bapak-bapaknya biar kerja ya. Oke,” terangnya serasa bergurau bersama wartawan Samarinda.
Terkait sumber anggaran, ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini sudah dialokasikan dalam anggaran PKK dari APBD Kaltim, namun sejauh ini masih bersifat swakelola.
“Anggaran PKK kita siapkan, memang ada anggaran dari APBD. Tapi sejauh ini masih kegiatan swakelola yang kita lakukan,” tegasnya.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan








