
Samarinda.UpdateKaltim.com – Fraksi PDIP di DPRD Kaltim akan mengawal realisasi program pendidikan GratisPol dan JosPol 2025 yang dijanjikan oleh Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.
Hal itu disampaikan anggota Fraksi PDIP yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) H Baba, usai melakukan rapat dengar pendapat (RDP) antara komisi IV DPRD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Kamis (27/2).
Untuk diketahui, PDIP dan Partai Demokrat adalah partai pengusul Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim di Pilkada 2024, tapi kalah melawan Rudy Mas’ud dan Seno Aji.
“Tadi kita sudah bahas bersama dinas soal program-program di tahun 2025 dan 2026. Terutama yang pak gubernur janjikan kepada masyarakat, GratisPol itu,” ujarnya di Gedung E Komplek DPRD Kaltim jalan Teuku Umar, Kota Samarinda.
Menurut Baba, saat ini program GratisPol masih dalam tahap penggodokan oleh tim transisi dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim. Sehingga, ia belum bisa merinci dan berkomentar lebih banyak soal program ini.
“Intinya kita di DPRD akan menyatukan visi agar kita bisa meningkatkan sumber daya masyarakat (SDM), terutama dunia pendidikan yang sangat kita butuhkan,” terang bendahara Fraksi PDI Perjuangan itu.
Mengenai besaran anggaran awal sebesar Rp 778,9 miliar yang sebelumnya disebutkan oleh tim transisi, Baba mengaku belum mengetahui angka pastinya.
“Ini masih dalam pembahasan antara tim transisi dengan pemerintah, tapi kami akan terus mendorong agar janji politik ini bisa segera terealisasi,” tambahnya.
Baba mengatakan, partainya berkomitmen mengawal kebijakan pemerintahan Rudy Mas’ud – Seno Aji. PDIP akan memantau agar pelaksanaannya sesuai dengan perencanaan dan transparan dalam eksekusinya, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Sebenarnya program ini sangat-sangat baik untuk kita laksanakan, sebab dampaknya itu untuk masyarakat. Mudah-mudahan berjalan sesuai rencana pak gubernur,” paparnya.
Pemerintah Provinsi Kaltim menargetkan program ini dapat berjalan dalam 100 hari pertama pemerintahan Rudy-Seno. Nantinya, beasiswa GratisPol akan disalurkan langsung ke rekening penerima dengan nominal yang bervariasi sesuai jenjang pendidikan.
Penulis: Lydia Apriliani – Editor: Intoniswan








