Penulis: Zulkifli | Editor: Intoniswan | Adv Diskominfo Kukar

Tenggarong.UpdateKaltim.com – Pelaksanaan Erau 2026 di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berlangsung meriah dan tertib. Pada hari terakhir, Minggu (27/9/2026) atau saat belimbur diperkiarakan lebih dari 50 ribu orang memadati sepanjang jalur kegiatan yang membentang sekitar 7 kilometer.
Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu perbedaan yang terlihat dalam pelaksanaan Erau tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Tidak ada yang menggunakan air kotor. Tidak ada perkelahian. Tidak ada pelecehan,” kata Rendi di Tenggarong, Minggu (27/9/2026).
Menurut dia, sepanjang rangkaian kegiatan tidak ditemukan kejadian yang mengganggu jalannya acara. Situasi tersebut, kata Rendi, menunjukkan masyarakat mampu menjaga pelaksanaan Erau tetap berlangsung aman dan damai meski jumlah pengunjung mencapai puluhan ribu orang.
“Dan hari ini masyarakat Kutai Kartanegara sudah bisa membuktikan, masyarakat Tenggarong sudah bisa membuktikan bahwa Kutai Kartanegara aman dan damai,” tegasnya.
Rendi menyebut Erau tahun ini menjadi salah satu pelaksanaan dengan jumlah pengunjung terbanyak. Ia memperkirakan lebih dari 50 ribu orang hadir, dengan kepadatan terlihat di sepanjang jalur kegiatan yang mencapai sekitar 7 kilometer.
“Ini terbanyak. Lebih dari 50.000 orang tadi saya lihat. Karena sepanjang 7 kilometer itu penuh, padat jalanannya,” ungkapnya.
Selain tingginya partisipasi masyarakat, Erau 2026 juga menjadi bagian dari 100 besar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Dari sekitar 3.000 event yang mendaftarkan diri, Erau menjadi salah satu kegiatan yang masuk dalam agenda pariwisata nasional tersebut.
Rendi berharap capaian itu dapat dipertahankan pada 2027. Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Erau tahun ini menjadi modal penting untuk kembali masuk dalam daftar KEN.
“Harapannya bisa bertahan 2027. Melihat antusiasme masyarakat Tenggarong hari ini, Kutai Kartanegara, bahkan Kalimantan Timur hari ini, Erau wajib masuk ke KEN lagi untuk tahun 2027 yang datang,” pungkasnya. (*)












