EkuinHead News

Bazar UMKM Kukar jadi Ajang Promosi Produk Lokal

Penulis: Zulkifli | Editor: Intoniswan | Adv Diskominfo Kukar

Patmi Wati, pelaku UMKM Keroncong 3 Putra, melayani Sekda Kukar Sunggono yang menyempatkan diri mampir ke stannya saat meninjau bazar pasar murah UMKM dalam rangkaian HUT ke-81 TNI di halaman Makodim 0906/Kukar, Selasa (22/9/2026). (UpdateKaltim.com/Zulkifli)

Tenggarong.UpdateKaltim.com – Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kutai Kartanegara (Kukar) ikut meramaikan Bazar TNI dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 0906/Kukar tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop-UKM) Kukar Muhammad Reza mengatakan, pihaknya melibatkan sejumlah UMKM dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk partisipasi daerah dalam memeriahkan HUT TNI.

“Jadi ada beberapa UMKM yang ada di Kutai Kartanegara, khususnya di Tenggarong, yang ikut dalam kegiatan hari ini,” kata Reza.

Salah satu pelaku UMKM yang ambil bagian ialah Keroncong 3 Putra dari Desa Teluk Dalam, Patmi Wati (22), membawa sejumlah produk makanan khas Kutai, seperti kue serabai atau serabi, kue keroncong, dan Amplang Balet berbahan walet.

Selain itu, tersedia berbagai makanan ringan seperti keripik singkong, keripik tempe, dan keripik pisang.

Patmi mengatakan, kue serabai dan keroncong menjadi produk yang banyak ditawarkan dalam bazar. Serabai dijual Rp10 ribu untuk tiga buah, sedangkan kue keroncong dibanderol Rp10 ribu untuk sembilan buah.

“Serabi dan kue keroncong ini asli Kutai. Kalau serabi, biasanya urang Kutai menyebutnya serabai,” jelas Patmi.

Keikutsertaannya dalam bazar tersebut diperoleh melalui koordinasi dengan Diskop-UKM Kukar. Selama sekitar lima tahun menjadi binaan dinas, ia mengaku mendapat berbagai dukungan, termasuk kesempatan mengikuti pelatihan dan pameran.

Ia berharap kegiatan bazar serupa lebih sering digelar karena memberikan ruang promosi bagi UMKM sekaligus membantu produk lokal lebih dikenal masyarakat.

“Bagi kami UMKM, kami jadi lebih dikenal. Ini menjadi ajang untuk mempromosikan dagangan kami,” pungkasnya. (*)

Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts