Head NewsHumaniora

Kukar Petakan Penginapan untuk 1.200 Peserta MTQ Kaltim 2026

Penulis: Zulkifli | Editor: Intoniswan | Adv Diskominfo Kukar

Rapat koordinasi (Rakor) persiapan MTQ Tingkat Kaltim Tahun 2026 di Tenggarong, Kamis (15/10/2026). (Foto by Kesra Setdakab Kukar)

Tenggarong.UpdateKaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memetakan kebutuhan akomodasi untuk menunjang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada awal Desember 2026. Langkah ini dilakukan seiring perkiraan jumlah orang yang hadir selama kegiatan berlangsung mencapai lebih dari 1.200 orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan pemetaan dilakukan dengan mengidentifikasi sejumlah alternatif penginapan, mulai dari hotel, guest house, hingga tempat menginap lain di sekitar lokasi kegiatan.

“Pemetaan akomodasi menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan kebutuhan tempat tinggal peserta selama mengikuti rangkaian MTQ di Kukar dapat terakomodasi,” ujarnya di Tenggarong, Kamis (15/10/2026).

Hal itu dilakukan lantaran kebutuhan tempat tinggal menjadi salah satu aspek yang harus diperhitungkan dalam persiapan MTQ. Sebab, jumlah orang yang datang diperkirakan tidak sedikit dan kebutuhan akomodasi harus disesuaikan dengan kondisi yang tersedia.

Sunggono menjelaskan, angka lebih dari 1.200 orang tersebut masih berupa perkiraan sementara. Pemerintah daerah masih melakukan penghitungan untuk memastikan kebutuhan pelaksanaan kegiatan dapat dipersiapkan secara lebih terukur.

Selain akomodasi, jumlah kontingen Kukar yang akan mengikuti kompetisi juga masih dalam tahap penghitungan. Pemerintah daerah merencanakan keikutsertaan pada seluruh cabang lomba yang dipertandingkan, tetapi jumlah peserta yang akan diberangkatkan masih dipertimbangkan.

“Proses pendaftaran peserta nantinya dilakukan secara daring, kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran ulang secara langsung,” jelasnya.

Di sisi lain, persiapan MTQ dari sisi konsep diperkirakan telah mencapai 80 persen. Pemerintah daerah masih melakukan evaluasi dan koordinasi bersama seluruh bidang untuk memantau perkembangan pekerjaan, menyelaraskan kebutuhan, serta mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan.

Pembahasan juga mencakup penentuan lokasi perlombaan. Salah satu alternatif yang dipertimbangkan ialah penggunaan ruangan di gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar. Namun, opsi tersebut belum diputuskan karena perlu mempertimbangkan penggunaan ruangan oleh tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada periode yang sama.

“Jadi, hari ini kita menyamakan persepsi, menggali informasi, dan menyesuaikan perubahan-perubahan yang ada agar nanti pada saatnya kegiatan ini benar-benar sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” kata Sunggono.

Pemerintah Kabupaten Kukar selanjutnya akan melanjutkan pembahasan dan mempresentasikan perkembangan persiapan secara lebih resmi kepada pihak terkait.

“Evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu memastikan kebutuhan penyelenggaraan MTQ, mulai dari akomodasi hingga lokasi perlombaan, dapat disesuaikan sebelum kegiatan berlangsung,” pungkasnya. (*)

Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts