Head NewsPemerintahan

Dipangkas, Anggaran RT-ku Terbaik 2026 jadi Rp50 Juta

Penulis: Zulkifli | Editor: Intoniswan | Adv Diskominfo Kukar

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto.(UpdateKaltim.com/Zulkifli)

Tenggarong.UpdateKaltim.com – Anggaran program RT-ku Terbaik di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk 2026 mengalami penyesuaian. Dari sebelumnya dianggarkan Rp100 juta per RT, kini anggaran yang disalurkan menjadi Rp50 juta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan perubahan anggaran tersebut merupakan hasil kesepakatan antara DPRD dan pemerintah daerah.

“Untuk program RT-ku Terbaik, untuk 2026 ini ada koreksi. Berdasarkan kesepakatan bersama DPR dengan eksekutif, anggaran yang disalurkan sebesar Rp50 juta. Yang semula kita anggarkan Rp100 juta menjadi Rp50 juta,” kata Arianto di Tenggarong, Rabu (7/10/2026).

Dari total Rp50 juta tersebut, Rp29 juta dialokasikan untuk operasional RT berupa insentif. Sementara Rp21 juta sisanya diperuntukkan bagi kegiatan di tingkat RT.

Kendati demikian, Arianto menyebut, penggunaan Rp21 juta tersebut masih dikaji dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang tersisa pada 2026. Pemerintah daerah juga akan menyesuaikannya dengan ketersediaan anggaran.

“Nah ini mulai Oktober kita akan salurkan secara bertahap. Untuk Rp21 juta itu penggunaannya apa, nanti masih dikaji kira-kira kegiatan apa yang bisa terlaksana dalam waktu tiga bulan ini,” jelasnya.

Arianto menyampaikan program RT-ku Terbaik telah memiliki dasar pelaksanaan berupa peraturan bupati dan petunjuk teknis. DPMD juga mulai mengaktifkan pendamping di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan sejak 1 Oktober 2026.

Para pendamping tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan program sekaligus mendampingi proses verifikasi usulan yang diajukan RT.

“Pendamping desa, kelurahan, dan kecamatan kita aktifkan mulai 1 Oktober. Mereka yang akan mengawal, menyosialisasikan, dan mendampingi bersama tim kecamatan untuk memverifikasi usulan-usulan dari RT,” ungkapnya.

Arianto menegaskan, program yang diusulkan dalam RT-ku Terbaik berasal dari RT. Namun, karena anggaran kegiatan yang tersedia terbatas, tidak seluruh usulan otomatis dapat direalisasikan.

Beberapa usulan yang memungkinkan antara lain penyediaan fasilitas internet gratis, pembangunan infrastruktur lingkungan hingga mendukung kegiatan gotong royong.

“Kita akan lihat usulan-usulan RT, kemudian kita simulasikan apa yang mampu dilaksanakan. Kita juga melihat kebijakan yang dalam tiga bulan terakhir 2026 ini ketika dilaksanakan betul-betul bisa bermanfaat, berdampak, dan dapat dirasakan warga RT,” ucapnya. (*)

Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts