Head NewsHumaniora

Yoyok Setio Langgeng Raih Gelar Doktor dari FEB Unmul

Dr. Yoyok  Setio Langgeng (tengah) bersama para penguji. (Foto Istimewa)

Samarinda.UpdateKaltim.com – Widyaiswara BPSDM Kaltim bertambah satu personil dengan kualifikasi Doktor atas nama Yoyok Setio Langgeng, setelah berhasil mempertahankan disertasi Ujian terbuka promosi Doktor pada Program Studi Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Mulawarman, Samarinda, pada hari Kamis (1/10/2026).

Ujian terbuka bertempat di Lantai 2 Ruang 32 Program Doktor (S3) dipimpin langsung Dr. Zainal Abidin, S.E., M.Si., Dekan FEB, selaku Ketua Sidang. Sidang juga menghadirkan Dr. Rachmad Budi Suharto, S.E.,S.H., M.Si., selaku Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi.

“Promovendus, Saudara Yoyok Setio Langgeng merupakan mahasiswa yang pertama kali menjalani sidang terbuka pada Program Doktor Ilmu Ekonomi di antara teman seangkatannya,” tukas Ketua Prodi Ilmu Ekonomi. Lebih lanjut, ia mengatakan, agar teman seangkatannya menyusul seperti Saudara Yoyok, sebelum Dr. Rachmad menyampaikan beberapa pertanyaan kepada promovendus.

Bertindak selaku penguji Eksternal, Prof. Dr. Hadi Sasana, S.E., M.Si., Guru Besar FEB Universitas Diponegoro, Semarang. Pengujian dilakukan secara daring/online.  Banyak pertanyaan yang diajukan penguji eksternal, dan memakan waktu yang paling lama, termasuk permintaan klarifikasi soal novelty atau kebaruan dari temuan penelitian.

Selama melakukan penelitian dan menyusun disertasi dengan judul “Pengaruh pembentukan modal dan penyerapan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan kesejahteraan sosial ekonomi sebagai outcome pembangunan di Kalimantan Timur”, di bawah bimbingan promotor Prof. Dr. Eny Rochaida, S.E., M.Si., Ko-Promotor I, Prof. Dr. Muhammad Saleh Mire, M.S., Ko-Promotor II, Dr. Muliati, S.E., M.Sc.

Dr. Yoyok  Setio Langgeng bersama para Widyaiswara BPSDM Kaltim. (Foto Istimewa)

Promotor dan kedua Ko-Promotor pada saat ujian tertutup maupun ujian terbuka juga bertindak sebagai penguji. Selanjutnya sebagai anggota penguji adalah Prof. Dr. Priyagus, S.E., dan Dr. Juliansyah Roy, S.E., M.Si. Mereka adalah para Guru Besar dan dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmul.

Dr. Jauhar Efendi, Widyaiswara Ahli Utama sekaligus sebagai Koordinator Widyaiswara yang  mendapatkan kepercayaan Dekan FEB Unmul sebagai Penguji Akademik bersama Dr. Sugeng Chairuddin, rekan sesama rekan widyaiswara BPSDM Kaltim, menyampaikan bahwa suasana ketegangan di awal-awal ujian dialami promovendus.

“Jujur saya sedikit nervous, ketika sudah diputuskan jadwal ujian terbuka, ketika mempersiapkan sampai pada saat pelaksanaan ujian”, jawab promovendus Yoyok S. Langgeng, ketika Jauhar melontarkan pertanyaan dan meminta jawaban secara jujur.

Jauhar mengatakan; “Saya tahu Saudara promovendus merupakan salah satu Widyaiswara yang berkualitas. Tugasnya kalau tidak membimbing yang menguji peserta pelatihan. Pertanyaannya adalah apakah suasana atau perasaan Saudara sekarang sama dengan ketika berperan sebagai pembimbing atau penguji peserta pelatihan?”.

Lebih lanjut, Jauhar menanyakan “dalam waktu dekat ini apa rekomendasi Saudara promovendus kepada Pemprov Kaltim, terutama di tengah kondisi dana transfer ke kas daerah (TKD) terus mengalami penurunan, sehingga banyak program pemerintah daerah yang tidak dapat dilaksanakan?.

Yoyok  Setio Langgeng saat mengikuti ujian terbuka untuk mendapatkan gelar doktor. (Foto Istimewa)

Dr. Sugeng Chairuddin, alumnus angkatan pertama program doktor Ilmu Ekonomi Unmul yang kebetulan juga bertindak sebagai penguji, selain mengajukan pertanyaan juga menyampaikan harapan.

“Semoga kelak Saudara Yoyok oleh Gubernur Kaltim bisa mendapatkan kepercayaan promosi sebagai Kepala Biro Ekonomi, sehingga bisa menerapkan keilmuan yang diperoleh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim”, pungkas Sugeng Chairuddin.

Setelah menjalani sidang terbuka selama kurang lebih 2,5 jam, sidang dihentikan sementara oleh pimpinan sidang selama 15 menit untuk melakukan musyawarah penetapan kelulusan.

Sidang dibuka kembali dengan agenda pembacaan keputusan yang disampaikan oleh pimpinan sidang.

“Setelah memperhatikan semua nilai komponen akademik dan memperhatikan ujian terbuka, maka Saudara promovendus, Yoyok Setio Langgeng, S.A.B., M.Si., dinyatakan lulus dan mulai hari ini berhak menyandang gelar Doktor, dengan predikat cumlaude dan Indeks Prestasi Komulatif (IPK), 4,00,”  tegas Dr. Zainal Abidin selaku pimpinan sidang.

Ia juga menambahkan, bahwa Dr. Yoyok merupakan Doktor ke-20 pada Program Studi Ilmu Ekonomi, Unmul.

Penguji Akademik, Dr. Jauhar Efendi dan Dr. Sugeng Chairuddin. (Foto Istimewa)

Dr. Yoyok Setio Langgeng usai menyelesaikan program doktoral menyampaikan harapan agar ilmu yang ia peroleh dapat bermanfaat bagi pembangunan daerah.

“Doakan ilmu saya bisa bermanfaat dan saya dapat bekerja lebih baik lagi. Dapat berbagi ilmu dengan orang lain, serta bisa memberikan kontribusi nyata bagi daerah, khususnya dalam pembangunan dan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur,” harap Yoyok.

Lebih lanjut, ia juga berjanji untuk terus belajar. “Saya ingin terus belajar, tetap rendah hati, dan semoga apa yang saya lakukan bisa memberikan manfaat bagi banyak orang”, pungkas Dr. Yoyok dengan sumringah, didampingi istri tercinta.

Nampak hadir pada sidang terbuka, Nina Dewi, Kepala BPSDM Kaltim, yang baru saja mengakhiri pengabdiannya pada tanggal 30 September 2026. Hadir pula Sekretaris BPSDM Kaltim, Rina Kusharyanti dan seluruh rekan-rekan widyaiswara.

Jauhar Efendi, selaku rekan widyaiswara Dr. Yoyok Setio Langgeng merasa bersyukur dan bangga, karena dengan usainya program doktoral, berarti jumlah widyaiswara yang bergelar doktor tetap  lima orang setelah sempat berkurang 1 orang, karena dua tahun lalu Dr. Bere Ali memasuki purna tugas. (*)

Bagikan

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts