Penulis: Zulkifli | Editor: Intoniswan | Adv Diskominfo Kukar

Tenggarong.UpdateKaltim.com – Pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), telah mencapai sekitar 95 persen. Namun, fasilitas tersebut belum dapat difungsikan secara optimal lantaran masih membutuhkan penyelesaian sejumlah pekerjaan, terutama pembangunan fender untuk melindungi kapal dan bangunan dermaga.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, menjelaskan pembangunan TPI Anggana sebenarnya telah mendekati tahap akhir. Berdasarkan progres yang ada, pekerjaan fisik telah mencapai sekitar 95 persen, dengan beberapa fasilitas pendukung yang masih perlu diselesaikan.
“Kalau TPI itu sebenarnya sekitar 90 persen. Sudah 95 persenlah. Tinggal fender-nya, kemudian pagar depan dan tempat parkir. Jadi, sudah 95 persen-an,” ungkap Muslik, Senin (12/10/2026).
Ia menerangkan, fender merupakan bagian penting dari fasilitas dermaga yang berfungsi melindungi kapal ketika bersandar. Keberadaan komponen tersebut juga diperlukan untuk mengurangi risiko kerusakan pada bangunan akibat benturan kapal.
Karena itu, penyelesaian fender menjadi salah satu pekerjaan yang perlu diprioritaskan sebelum TPI dapat difungsikan. Selain komponen tersebut, pagar depan dan area parkir juga masih perlu dituntaskan untuk menunjang keamanan serta kenyamanan aktivitas di kawasan pelelangan ikan.
“Fender itu bagian untuk pelindung, sehingga tempat-tempat pendaratan kapal terlindungi. Jadi, untuk keselamatan kapal itu sendiri dan keselamatan bangunannya,” jelasnya.
Dari sisi pembiayaan, Muslik memperkirakan anggaran untuk menyelesaikan pekerjaan fender relatif kecil. Namun, ia belum memastikan angka kebutuhan secara tepat karena masih perlu melihat kembali perhitungan anggaran pembangunan tersebut.
“Kalau untuk fender ini cuma sedikit saja, tinggal puluhan juta saja rasanya. Kalau tidak salah Rp17 juta atau berapa juta. Tinggal sedikit saja,” bebernya.
Meski sisa pekerjaan dinilai tidak membutuhkan anggaran besar, penyelesaiannya tetap diperlukan agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal. Muslik berharap pekerjaan tersebut dapat dituntaskan sehingga TPI Anggana bisa menunjang kegiatan pendaratan dan pelelangan hasil tangkapan nelayan.
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, mengatakan pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Anggana belum dapat dilanjutkan tahun ini.
“TPI Anggana juga sedang dalam proses. Tahun ini belum,” kata Aulia di Tenggarong, Jumat (9/10/2026).
Meski demikian, Pemkab Kukar berencana membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di kawasan tersebut. Fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan nelayan mendapatkan bahan bakar untuk menunjang aktivitas melaut.
“Nanti di sana akan ada SPBN yang kita bangun, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
“Dengan dukungan fasilitas yang memadai, keberadaan TPI Anggana diharapkan dapat memperkuat aktivitas perikanan sekaligus mendukung perekonomian nelayan di Kukar,” pungkasnya. (*)












