22.8 C
Samarinda
Rabu, Juni 29, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sudah Setahun, Akses Jalan Jembatan Mahulu Rusak Butuh Perhatian Pemprov

SAMARINDA – Jalan rusak di Samarinda masih menjadi momok. Beberapa akses jalan tidak nyaman dilewati. Salah satunya, jalan menuju Jembatan Mahulu di Kelurahan Loa Buah.

Akses jalan rusak menuju Jembatan Mahulu ini sekira ada 5 titik. Mulai dari eks Pabrik Hartati hingga masuk ke jembatan. Jalan  berlubang dan permukaan tidak rata menghiasi kala melintas di sana. Ketika hujan turun kondisi jalan jadi licin, tentu berbahaya bagi pengendara roda dua. Sementara saat cuaca terik jalanan jadi berdebu cukup tebal.

Salah satu warga, Indra (36) mengatakan, kondisi itu sudah terjadi sejak setahun terakhir. Bahkan tidak ada tanda-tanda upaya perbaikan dari pemerintah. Padahal cukup banyak pengendara yang memanfaatkan jalan tersebut. “Saya harap ada tindakan yang diambil pemerintah. Agar jalanan kembali nyaman dilewati,” ucapnya.

Ia kerap melintas karena bekerja sebagai staf di salah satu perguruan tinggi yang ada di Samarinda Seberang. Jalur Jembatan Mahulu jadi pilihan tercepat untuk sampai ke lokasi kerjanya. “Saya tiap hari lewat jalan ini. Karena satu-satunya akses tercepat menuju kampus,” tuturnya.

Keluhan serupa juga keluar dari warga lainnya, Barkah (40). Ia memang jarang melintas Jembatan Mahulu. Namun ia mengaku kaget dengan kondisi jalan yang rusak parah. Pasalnya kondisi sebelumnya masih cukup layak untuk dilewati. “Kebetulan waktu puasa lalu saya melintas Jembatan Mahulu. Ternyata sekarang sudah rusak, harus hati-hati kalau lewat sana,” ujarnya.

Menurutnya, perlu ada tindakan cepat dari pemerintah terkait kondisi ini. Apalagi jalan tersebut cukup banyak dilewati warga dan telah jadi jalur alternatif.

“Harapannya tentu ada perbaikan, agar kondisi jalan bisa kembali nyaman dilewati,” sebutnya.

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi pun angkat suara terkait masalah ini. Mengingat jalan jadi wewenang Pemprov Kaltim, ia pun mengingatkan agar ada perhatian serius. Sebab sudah banyak keluhan masyarakat yang ia terima.

“Jadi wewenang pemprov jalan itu. Jadi kami tidak bisa berbuat banyak,” ucap Subandi.

Politisi PKS itu sebenarnya juga tidak berpangku tangan. Usulan perbaikan pun sudah pula ia layangkan. Baik secara formal maupun non formal ke instansi terkait di Pemprov Kaltim. “Komunikasi dengan anggota DPRD Kaltim dapil Samarinda juga sudah. Tapi sejauh ini belum ada respon terkait masalah jalan itu,” tuturnya.

Respons cepat Pemprov Kaltim sangat dibutuhkan. Apalagi menurut Subandi, selain menjadi jalur sehari-hari warga, jalan itu juga menjadi salah satu jalur utama logistik.

“Sehingga jika terjadi kerusakan parah tentu akan menghambat distribusi barang yang masuk atau keluar Samarinda,” imbuhnya.

Apalagi, lanjutnya, jalur tersebut berada di pintu masuk kota. Jika dibiarkan rusak tentu akan mencoreng wajah kota pula.

“Memang membutuhkan dana besar, karena untuk jalur pengangkut barang. Tapi sudah seharusnya ada upaya perbaikan yang dilakukan,” tandasnya. (bct)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular