31.3 C
Samarinda
Jumat, September 30, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pembangunan Awal IKN, Tak Gandeng Swasta

SAMARINDA – Pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) tidak akan menggunakan jasa pihak swasta terlebih dulu. Penegasan itu disampaikan Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Bambang Susantono.

Bambang menyebut pembangunannya akan menggunakan APBN terlebih dulu. Kucuran anggaran itu digunakan untuk membangun beberapa proyek di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan luas sekitar 921 hektare. Tidak hanya pembangunan fisik, tapi juga pengembangan fasilitas pendidikan, kesehatan dan lainnya. Tujuannya lagi-lagi agar investor tertarik berinvestasi.

Bambang juga membeber perencanaan untuk jalur transportasi. Soal itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak akan menghabiskan banyak anggaran untuk membangun jalan. Skenarionya adalah pada 2024-2025 akan dibangun jalan darat dengan jarak tempuh 50 menit.

Sedangkan pada 2027 direncanakan membangun tol bawah laut. Lalu untuk kereta api akan dibangun dengan dua sistem. Yakni regional dan lokal. Jalur regional akan menjadi interkoneksi tiga kota besar yaitu Samarinda, Balikapan dan IKN. Termasuk juga kota besar lainnya di luar Kaltim seperti Banjarmasin.

Sementara jalur lokal akan mengangkut penumpang di dalam IKN itu sendiri.
“Sehingga ada satu integrasi, sistem regional dan lokal. Regional itu di tiga kota: Samarinda, Balikpapan dan IKN,” ulas Bambang. “Akses transport bagus tapi bukan segalanya,” ia melanjutkan.

Desain lainnya adalah membuat transit oriented development atau stasiun pusat. Konsepnya pada 2025 mendatang, kereta api atau moda transportasi darat lainnya yang menggunakan sistem transit tidak lagi menggunakan jasa manusia. Semua murni dikendalikan melalui sistem transportasi yang canggih secara terpusat.

Untuk yang tidak ingin menggunakan moda transportasi juga tidak masalah. Ada pilihan untuk berjalan kaki. Karena jarak dari satu bangunan ke bangunan lainnya diperkirakan memakan waktu 10 menit. Bambang menyebutnya dengan nama kota 10 menit.

Disinggung berapa total anggaran untuk memuluskan semua rencana pembangunannya, ia mengaku tidak hafal. Rencananya 18 Agustus mendatang, Badan Otorita IKN akan berdiskusi dengan masyarakat sekitar kawasan IKN. Ini dilakukan untuk mendapatkan masukan sekaligus sosialisasi program. (boy)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular