28.3 C
Samarinda
Senin, November 28, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Minta Duit & Ancam Bunuh Pengurus Mesjid, Surat Kaleng di Ditemukan di 4 Mesjid

SAMARINDA – Dalam 3 minggu, 4 surat kaleng berisi ancaman ditemukan pada 4 mesjid berbeda. 3 Pekan lalu Mesjid Raya Darussalam menerima surat itu pertama kalinya. Ditemukan di area dekat mimbar, surat berisi nada ancaman itu ditulis tangan dengan huruf kapital.

Saat itu, penemuan surat langsung dilaporkan ke kepolisian. Kapolresta Samarinda Ary Fadli melalui Kasat Samapta Kompol Ahmad Abdullah langsung mengamankan lokasi dengan menurunkan tim Beat 110 untuk mengamankan lokasi.

Antisipasi pengamanan terbuka dan tertutup dilakukan hingga batas waktu ancaman di surat itu (Jumat) terlewati dan akhirnya tak terjadi apa-apa.

Senin (30/5/2022), tiba-tiba saja, surat kedua ditemukan Mesjid besar Al Istiqomah Desa Loa Duri Ilir. Seperti di Mesjid Raya, surat ditemukan terlipat didekat mimbar. Bahkan aksi pelaku terekam kamera pengawas mesjid. Nampak dalam video itu pelaku yang mengenakan baju lengan panjang, bersarung dan berkopiah itu setelah melakukan salat, nampak menuju area samping mimbar. Tepatnya bagian depan tempat imam untuk meletakkan surat ancaman.

Sayangnya meski terekam dan terlihat jelas gerak-gerik badannya, wajah pelaku masih susah dikenali.

Surat ketiga, ditemukan di Masjid Al Mizan Kecamatan Loa Kulu sekira pukul 14.30 WITA oleh petugas masjid. Kejadian langsung dilaporkan pihak berwajib.

Terakhir, surat juga ditemukan pada area mimbar di Majid Baiturahim Loa Janan. Aksi pelaku juga terekam kamera pengawas masjid. Bahkan kendaraan yang ia gunakan saat meninggalkan masjid, juga terekam.

Semua isi surat itu sama. Meminta pengurus masjid menyiapkan semua uang yang dikumpulkan mesjid hingga tanggal 30 Mei 2022 dan diletakkan di atas mimbar untuk selanjutnya akan diambil pada tanggal 1 Juni nanti. Bila permintaan ditolak, penulis surat mengancam akan membunuh pengurus mesjid.

Kepolisian Kukar pun merespons cepat. Seperti halnya di Mesjid Raya, kepolisian Kukar juga menurunkan tim dan langsung berjaga dilokasi kejadian.  “Proses penyelidikan kita lakukan, anggota sudah kita turunkan,” kata Kapolsek Loa Kulu, AKP Dedy Setiawan saat dikonfirmasi, Senin (30/5/2022).

Dari keterangan saksi pada dua lokasi berbeda, diduga pelaku menggunakan motor beat hitam tanpa plat. Pada spakbor depan terdapat stiker bertuliskan 88.

Penyelidikan, dimaksudkan untuk mengetahui siapa yang melakukan pengancaman sekaligus motifnya. “Masih dalam proses, siapa orangnya dan alirannya siapa,” tutup Dedy.

Yang juga menjadi perhatian, ternyata selain di Samarinda dan Kukar, penulis surat juga menyebut melakukan hal serupa di Balikpapan dengan total ancaman pada 100 masjid.

Berikut isi surat ancaman itu :

SIAPKAN UANG MASJID/LANGGAR DARI TANGGAL 30 AKU AKAN MENGAMBIL, BERAPA ADA KELUARKAN. SIAPKAN DIATAS MIMBAR. DAN PINTU MASJID TIDAK LAGI DIKUNCI. KALAU TIDAK SIAP, SALAH SATU PANITIA ADA YANG AKAN AKU BUNUH. AKU URANG PALING KEJAM. DAN AKU BISA MENJADI URANG YANG PALING BAIK. GROUP KAMI ADA 3000 PIMPINAN JINRAL NURDIN BALIKPAPAN DIBAWAH KEKUASAAN ABU BAKAR. TANGGAL 1 SUDAH ADA KARENA INI SERATUS MASJID/LANGGAR SAMARINDA TENGGARONG BALIKPAPAN. (uk)

 

 

 

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular