31.3 C
Samarinda
Jumat, September 30, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kementerian PUPR Bantah Kontraktor Lokal Tidak Dilibatkan

SAMARINDA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memastikan kontraktor lokal dilibatkan dalam proyek di Ibu Kota Negara (IKN). Hal demikian disampaikan Kepala Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga.

“Selama ini kami jalankan perintah sesuai aturan. KSO (kerja sama operasi) di Bendungan (Sepaku-Semoi,red) pakai kontraktor dari Kaltim. Beberapa pekerjaan awal yang logistik tidak jatuh pada BUMN yang besar, tapi justru dari Kaltim,” ucapnya.
Bahkan beberapa konsultan yang sudah KSO pun berasal dari lokal atau Kaltim sendiri. Danis menambahkan kementerian PUPR tidak diperkenankan ikut serta dalam proses lelang proyek. Hanya pihak ketiga yang boleh melakukannya dan berada di bawah naungan Dirjen Bina Konstruksi.

Ketentuan mengenai keterlibatan kontraktor lokal sendiri diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 62/2022 tentang Otorita IKN, pasal 22 tentang penyediaan infrastruktur dan pengadasan barang/jasa lainnya. Pada pasal 22 ayat 3 dikatakan bahwa pemberdayaan pelaku usaha lokal masuk kriteria khusus. Kemudian pada ayat 6 pengadaan barang dan jasa yang dimaksud meliputi perekayasaan, pengadan dan konstruksi. Untuk saat ini beberapa proyek sudah dibuka proses lelang. Kata Danis ada lebih dari 60 paket pekerjaan di IKN

Danis juga membeber perencanaan pembangunan IKN. Di tahap awal dimulai pada 2022-2024. Kementerian PUPR akan mengambil alih semua pekerjaan. Beberapa di antaranya: menyiapkan rumah hunian untuk pekerja konstruksi. Lalu membangun jalan untuk akses logistik.
Kementerian juga menyiapkan kawasan gedung utama seperti istana negara, sekretariat presiden lalu kantor kemenko. Setelah itu melengkapi dengan jaringan air minum, listrik dan pipa transmisi yang menjadi satu dengan pekerjaan jalan.
“Rumah jabatan menteri 36 unit. Istana wapres dan sebagainya, ini yang ada dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP),” ulasnya.

Adapun pembangunan kawasan kedua setelah KIPP atau regional mencakup Bendungan Sepaku Semoi, intake Sepaku, jalan tol, air baku Semoi yang akan dibawa melakui instalasi pengolahan air bersih, kemudian IPA Spam sepaku. Kementerian juga akan membangun sekitar lima dermaga pelabuhan untuk kedatangan logistik berupa barang dan bahan baku material dan sebagainya.

Lalu ada pula pembangunan tol bawah laut di Teluk Balikpapan dengan panjang 1,5 KM yang saat ini masih dikaji. Tol ini akan terkoneksi dengan Pulau Balang. Sebabnya akan ada bandara VVIP di kawasan tersebut. Proyek yang digadang-gadang termasuk tol terdalam di dunia ini rencananya akan dilelang 2023 mendatang. (boy)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular