24.6 C
Samarinda
Selasa, Mei 17, 2022

Gubernur Jarang Rapat Bareng Dewan, Castro: DPRD Tak Punya Nilai Tawar

SAMARINDA – Tidak hadirnya gubernur dalam berbagai rapat bersama DPRD Kaltim mendapat sindiran. Hal ini menunjukkan DPRD tidak memiliki marwah di hadapan gubernur.

Sindiran itu disampaikan Akademisi Fahukum Herdiansyah Hamzah. Sindiran itu sendiri bermula saat anggota Komisi III DPRD Kaltim, Marthinus berceletuk kangen dengan gubernur. Celetukan itu diucapkan saat dirinya membacakan hasil rekomendasi Pansus LKPJ pada rapat paripurna di DPRD Kaltim, Rabu (11/5/2022) lalu.
“Kami ini kangen sama pak gubernur. Saya rencana mau berbalas pantun kalau beliau hadir paripurna kemarin, tapi ternyata tidak hadir juga,” katanya.
Terakhir kali Isran menghadiri rapat paripurna adalah Januari lalu, saat peringatan HUT Kaltim di Hotel Mercure. Setelah itu orang nomor satu di Kaltim itu tidak pernah lagi menunjukan batang hidungnya dalam agenda rapat bersama dewan. “Kami kurang akrab dengan Pak Gubernur, kalau sama Pak Wagub ya akrab lah sudah,” sebut Politisi PDIP ini.

Kembali ke Herdi, ia menegaskan gubernur tetap harus menghadiri agenda rapat bersama dewan tersebut. Sebab, hal itu sudah diatur di dalam Perda nomor 1 tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD Kaltim.
“Padahal dalam tatib DPRD kaltim, rapat pengambilan keputusan rancangan Perda, wajib dihadiri gubernur,” kata pria yang akrab disapa Castro ini.
Penegasan itu tertuang pada perda yang sama di pasal 5 ayat 10 poin a, tentang tugas dan wewenang DPRD. Disebutkan bahwa LKPJ harus disampaikan langsung oleh gubernur kepada DPRD dalam rapat paripurna.
“Lalu bolos juga? Itu berarti DPRD memang enggak dihargai sama sekali. Enggak punya posisi tawar di hadapan gubernur,” tutupnya.

Sebelumnya, Anggota Fraksi PDIP lainnya, Romadhoni juga menyampaikan hal serupa. “Hanya mengingatkan bahwa bulan Juni nanti akan ada raker antara DPRD dengan gubernur. Kami berharap gubernur bisa hadir saat raker bersama itu,” tegasnya. Terakhir kali DPRD lakukan raker dengan gubernur adalah 2020 lalu. Namun karena pandemi, pertemuan secara tatap muka pun dibatasi. Saat ini tingkat penyebaran COVID-19 diklaim melandai. Doni pun berharap dalam pertemuan nanti gubernur bisa hadir. (boy)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular